JAKARTA-Kementara Pendidikan dan Kebudayaan akan segera mengubah Rencana Strategis (Renstrna)pendidikan nasional,dikarenakan kebudayaan yang masuk dalam pendidikan.Dengan demikian,anatara konsep kebudayaan bisa semakin selaras.
Mobilitas Penduduk Mengakselerasi Perkembangan Lahan Perkotaan
Senin, 16 May 2011
Pada suatu paparan kependudukan, variabel demografi dan non-demografi merupakan satu kesatuan elemen yang saling mempengaruhi. Dalam kajian demografi, variabel-variabel penyusunnya meliputi jumlah penduduk, usia, jenis kelamin, fertilitas-mortalitas, serta mobilitas penduduk. Sedangkan variabel non-demografi yang dimaksud, meliputi fasilitas, utilitas, lapangan kerja, kebutuhan lahan serta kebutuhan rumah.
Peranan Badan Reintegrasi Damai Aceh dalam
Proses Disarmament,Demobilitation,dan Reintrergrasion di Aceh Pasca Perjanjian
Helsinki 2005
Negara Indonesia adalah negara
yang multikultur,di sana banyak terdiri berbagai macam ras,agama,dan budaya
yang berbeda-beda.Dalam keadaan ini sering terjadi konflik antar masyarakat
sekitar karena perbedaan tersebut.
Setiap masyarakat ini memiliki sikap
primordialisme yang sikap ini merupakan pemicu adanya suatu konflik.Setelah
adanya konflik perlu adanya suatu pemecahan yaitu diarahkan pada perpecahan
atau disintegrasi ataupun pada integrasi.
Dalam artikel ini dibahas bahwa antara pihak RI
dan GAM sudah diadakan perjanjian di
Helsinki.Yang dimana pemerintah membentuk suatu program reintegrasi yang
dilaksanakan oleh BRDA yang dapat disipulkan ternyata masih kurang efektif.Karena
lembaga ini kurang berkordinasi dengan lembaga donor lainnya.Dalam menangani
masalah pasca tsunami dengan konflik ini lebih sulit pemulihannya menangani
pasca konflik.Jadi pemerintah harus lebih memperhatikan dalam persoalan
membangun perdamaian yang berkelanjutan yang meliputi aspek seperti politik,hukum,keamanan,
ekonomi,dan tata pemerintahan serta apek lain yang terkait dengan
pengimplementasikan aspek-aspek ini saling keterkaitan dan perlu disinergi.
Dalam hal ini BRDA harus memiliki hak untuk
mengelola anggaran sendiri tapi kenyataan yang ada dilapangan ini tidak
ada.Anggaran yang diajukan kepemerintahan pusat juga belum dipenuhi.Seharusnya
pemerintah memberikan anggaran yang dimasukkan pada dana pos anggaran kusus
untuk BRAD.
JAKARTA, KOMPAS.com - Konflik dua negara, Indonesia-Malaysia, yang tampak meruncing
pascapenangkapan tiga Petugas Kementrian Kelautan dan Peringatan oleh polisi
Diraja Malaysia dinilai sebagai permainan politik pemerintah kedua negara.
Pemerintah Indonesia maupun Malaysia
sengaja membesar-besarkan dan mengulur-ulur penyelesaian konflik karena mereka
tidak dapat menyelesaikan persoalan dalam negeri masing-masing.
"Ini dua rezim aneh
dua-duanya, Indonesia
dan Malaysia.
Kedua negara tidak mampu menyelesaikan konflik dalam negeri," ujar
Direktur Eksekutif Soegeng Sarjadi School of Goverment, Fadjroel Rachman, usai
kuliah umum yang diberikan mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Dato Seri
Anwar Ibrahim, di Jakarta, Minggu (26/9/2010).
Menurut Fadjroel, masalah
perbatasan Indonesia-Malaysia yang kerap memicu perselisihan hanyalah masalah
teknis yang seharusnya dapat diselesaikan secara teknis, bukan dengan emosi.
Solusinya sederhana. Pemimpin kedua negara harus bertemu dan menyampaikan visi
dan misinya yang jelas.
Hal senada disampaikan Anwar
Ibrahim. Menurutnya, pemerintah berkuasa Malaysia
melalui media sengaja membesar-besarkan masalah, memperlihatkan seolah-olah
rakyat Malaysia terancam
kemarahan orang Indonesia.
"Seolah dibesarkan kalau negara kita Malaysia
terancam kemarahan orang Indonesia.
Ini dongeng baru. Tidak benar," tuturnya.
Ditambah lagi, media-media Malaysia tidak pernah menyampaikan hal positif
tentang Indonesia.
"Pemerintah Malaysia
membiarkan supaya tenaga rakyat terlepas. Seolah-olah ada perkelahian, padahal
tidak ada. Mempermainkan akal sehat dan emosi masing-masing rakyatnya,"
jelas Anwar.
Pentingnya Peranan Pendidikan Formal dan Non Formal Pada Masyarakat Di Desa Tambahrejo Kabupaten Blora
Pada era globalisasi ini lembaga pendidikan sangat penting,sebab di dalam lembaga ini kita dididik untuk menjadi generasi yang bisa membangun bangsa dalam segala hal.Pendidikan pada zaman sekarang sudah banyak dikenal dipelosok desa,seluruh masyarakat juga dapat menikmati pendidikan baik dalam strata rendah maupun tinggi.
Saya ambil contoh saja didesaku bertempat di Kabupaten Blora walaupun didesa tetapi sarana dan prasarana khususnya dalam hal pendidikan tidak kalah dengan yang ada dikota.Sekolah yang digunakan untuk anak berumur tiga tahun juga sudah ada yang biasanya dikenal dengan sebutan playgroup,sekolah ini berada didekat pusat kota agar mudah dijangkau,sekolah ini juga memiliki banyak murid dan tenaga ahli yang bergelar d3,anak disana diajar bagaimana caranya bersosialisasi dengan orang lain tetapi dengan cara permainan-permainan,selain itu diajari berhitung dengan diiringi dengan nyanyian,sekolah playgroup sangat mahal.Jadi yang bersekolah disitu adalah anak yang memiliki strata cukup tinggi,yang strtanya rendah cukup mendidik anaknya sendiri di rumah.Ada juga TK,ini berbeda dengan playgroup meskipun cara pengajarannya hampir sama.TK ini diorientasikan untuk meneruskan di Sekolah Dasar,tenaga pengajar juga lulusan Sarjana,disini anak-anak juga mulai dikenalkan lingkungan sosialnya,bergaul dengan teman.Stelah beranjak dari TK anak akan di sekolahkan di Sekolah Dasar,di desaku cukup banyak dipelosok-pelosokpun juga ada,di SD siswa selain diajari tentang membaca dan berhitung,siswa juga diajari cara menghormati orang yang lebih tua,menaati tata tertib,bergontong royong yang biasanya diwujudkan dalam pembagian tugas piket ini sudah dilatih sejak kecil.
YOGYAKARTA-Pemerintah
Kerajaan Belanda secara khusus menyediakan beasiswa samapai 30 juta dolar AS
bagi warga Indonesia yang ingin melanjutkan studi di Negari Kincir Anggin entah
untuk program S1 bachelor,S2 master,maupun S3 Phd(doctor).
Program
itu digelar setiap tahun oleh pemerintah kerajaan Belanda.Karena itu terbuka
bagi warga Negara Indonesia yang ingin belajar kenegri tersebut.Program itu
terbuka bagi siapa saja.”Berbagai universitas di Belanda juga secara
sendiri-sendiri menyediakan beasiswa khususnya bagi warga Indonesia yang
berprestasi,kata Marrik Bellen,Direktur Nuffic neso Indonesia.
saya adalah mahasiswi dari jurusan sosiologi dan antropologi UNNES,berasal dari Blora,saya orangnya baik hati dan tidak sombong selalu menunjukan karakter yang baik